Rabu, 23 Mei 2012

Silaturaheem antara HM Sultan Fuad A Kiram I dan Senator Bongbong Marcos

Beberapa waktu yang lalu saat kami berkumpul di Hotel Berjaya Makati, Datuk Leslis Bocobo menteri urusan Politik Kesultanan Sulu dan Sabah, mengundang seorang sahabatnya yang juga putera mantan Menteri pada kabinet President Marcos. yang pada saat itu mengatakan bahwa beliau akan mengatur jadwal pertemuan antara HM Sultan Fuad Abdullah Kiram I dengan Senator Bongbong. Alhamdulillah hari ini 23 May 2012 pertemuan tersebut berlangsung.

Pertemuan ini merupakan pertemuan bersejarah antara putera dua tokoh besar, yakni President Marcos dan Sultan M.Esmael Kiram Ayahnda HM Sultan Fuad Abdullah Kiram I, dan tentu bukan pertemuan biasa, karena dari pertemuan awal ini tentu akan diterusi dengan berbagai kegiatan politik dan sosial nyata sehingga cita cita Kesultanan Sulu dan Sabah akan menjadi sebuah kenyataan.



Dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara tidak ada satupun President Philippina yang begitu seriusnya menangani permasalahan Sabah, tentu saja Philippine pada saatnya adalah sebuah negara dengan berbagai kemajuan yang sangat dihormati oleh Bangsa Bangsa lain di dunia, saat di pimpin oleh almarhum President Marcos.

Sangatlah beruntung bagi Kesultanan Sulu dan Sabah dibawah kepemimpinan HM Sultan Fuad Abdullah Kiram I, karena memiliki sosok pejuang sejati seperti halnya HRH Prince Omar Kiram yang telah mengabdikan seluruh kehidupannya untuk keberhasilan cita cita Kesultanan, baik dalam kaitan dengan perjuangan ke arah genuine Autonomy atau perjuangan untuk mengambil alih kembali Sabah dari kekuasaan ilegal Malaysia.


Dalam kegiatan politiknya sehari hari HRH Prince Omar Kiram dibantu oleh beberapa anggota kabinet Kesultanan, termasuk didalamnya salah seorang ahli Hukum Konstitusi, veteran wartawan Baron Waldy, Datuk Lesley Bocobo yang juga putera mantan Menteri dalam Kabinet Presiden Marcos (20 tahun), dan banyak lagi pembantu setia beliau dalam Kabinet kesultanan.

Allahu Akbar,